Demi Ibu, Seorang Gadis rela Melelang keperawanannya (koplak)

0
Evelyn Duenas, gadis berusia 28 tahun, menjual keperawanannya dengan penawaran terendah £ 13,000 di situs yang biasanya menjual anjing dan ponsel bekas.
Gadis asal Ekuador yang pindah ke Spanyol tujuh tahun yang lalu berharap dapat menjual keperawanannya, untuk biaya berobat ibunya di Ekuador yang menderita Alzheimer.
Pemenangnya akan mendapatkan satu malam dengan si rambut coklat tetapi dilarang mencium dan memeluk.
Evelyn telah menjalani pemerikasaan untuk membuktikan dia adalah seorang perawan, berencana untuk mengirimkan uangnya ke Ekuador membayar untuk perawatan ibunya.
Pemerintah Ekuador yang mendengar pelelangan itu, berencana membatalkan pelelangan.
Mereka telah berjanji untuk membantu Evelyn jika ia berhenti melelang keperawanannya.

Inilah Videonya:




source :yanguniq.wordpress.com


Taxi Super Mewah Dari Berbagai Merk Mobil

0
Inilah Taxi Super Mewah Dari Berbagai Merk Mobil. Mungkin anda mengenalinya?
Taxi Super Mewah1
Taxi Super Mewah3Taxi Super Mewah2Taxi Super Mewah4Taxi Super Mewah6Taxi Super Mewah7Taxi Super Mewah9Taxi Super Mewah8



Orang Jelek Spermanya Banyak

0
 http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTZWR7hKGiM-qgnYIbdfPvRPXOK8xAhtN1bYlNnEJ9DUtU3KLOJCg

Sebuah penelitian yang diadakan atas kolaborasi University of Oxford dengan University College London (UCL) menemukan bahwa pria yang tidak menarik memiliki sperma lebih banyak ketimbang pria berwajah tampan. Ini artinya, pria jelek dianggap lebih subur ketimbang pria rupawan.
“Ketertarikan manusia itu sangat rumit dan dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk faktor budaya. Namun begitu, tingkat ejakulasi dan kualitas sperma dipengaruhi oleh rasa percaya diri yang tinggi dan jumlah partner ‘tidur’,” ujar peneliti dari UCL Sam Tazzyman, seperti dikutip melalui News.com.
Lebih lanjut Tazzyman menjelaskan, pria yang merasa dirinya memiliki wajah menarik akan sangat percaya diri. Dia akan menyadari ketampanannya dan pastinya banyak wanita yang mau berhubungan seks dengannya. Psikolgis seperti ini akan secara otomatis mengurangi kadar sperma yang dikeluarkan saat ia berhubungan seks.

Sedangkan bagi pria yang merasa dirinya tidak menarik, ia sadar bahwa dirinya jelek. Hal ini akan membuat ia merasa tidak banyak wanita yang menginginkan untuk tidur dengannya. Oleh karena itu, saat ada wanita yang mau tidur dengannya, secara otomatis ia akan mengeluarkan sperma yang dimilikinya dengan optimal.
“Kami mengadakan penelitian ini dengan menggunakan objek binatang, ayam dan ikan. Kami yakin apa yang kami temukan dalam kedua binatang itu juga dapat dialami oleh manusia,” ujar Tazzyman.

source :


Belanda Terbukti Sebagai Penjahat Perang

0
Pengadilan Den Haag, Rabu (14/9/2011), menyatakan Belanda bertanggung jawab atas pembantaian di desa Rawagede, sekarang bernama Balongsari, Jawa Barat.
Hakim ketua D.A. Schreuder secara tegas menyebut tindakan Belanda sebagai ilegal (onrechtmatig). Keputusan ini memandang Belanda bersalah karena dianggap membunuhi warga sendiri. Pengadilan mendasari putusannya atas pertimbangan bahwa hukum Belanda dianggap berlaku di Hindia Belanda sampai tahun 1949.
Radio Nederland melaporkan, hakim menolak pleidoi advokat negara Belanda, G.J.H. Houtzagers, yang menyebut kejahatan tersebut sudah kadaluarsa. Hakim memakai asas lex spesialis. Artinya pengadilan Den Haag melihat kasus pembantaian Rawagede sebagai kasus khusus, sehingga preseden kadaluarsa tidak berlaku.
Anggota parlemen Belanda dari partai sosialis, SP, terkejut. “Biasanya argumen kadaluarsa selalu sukses, tapi tidak dalam pengadilan ini. Yang penting ternyata kejahatan perang tidak bisa kadaluarsa. Saya pikir ini berita besar. Pertama-tama buat mereka yang terkait, terlebih ini pengakuan bagi mereka yang sudah tidak ada lagi, karena sudah meninggal atau belum bergabung dengan komite. Ini keputusan bersejarah.”
Walau demikian, hakim tidak mengabulkan seluruh gugatan ganti rugi. Pengadilan Den Haag membatasi pemberian kompensasi pada janda, korban langsung atau anaknya. Berarti tidak termasuk cucu korban.
Pengacara Liesbeth Zegveld tak bisa menyembunyikan keterkejutannya. Setelah 64 tahun akhirnya Belanda secara hukum dinyatakan bersalah atas aksinya di Indonesia. Putusan ini menjadi preseden baru dan bisa saja diterapkan dalam kasus Westerling di Sulawesi. “Selama mereka masih hidup, dan kasusnya jelas seperti kasus ini…setiap pihak mengakui terjadi kesalahan besar, terjadi kejahatan perang…maka akan dilihat apakah ini sama dengan kasus Rawagede,” kata Liesbeth Zegveld sepertiRadio Nederland.
Eksekusi
Kasus ini diajukan oleh keturunan korban pembunuhan massal di desa Rawagede. Tragedi berdarah ini terjadi pada 9 Desember 1947, pada masa perang kemerdekaan Indonesia. Tentara Belanda yang mencari pejuang kemerdekaan Lukas Kustario memasuki desa Rawagede dan mengeksekusi penduduk laki-laki karena menolak memberi informasi mengenai kapten Kustario.
Sebagian besar penduduk laki-laki desa Rawagede dieksekusi. Menurut saksi mata, para lelaki tersebut dijejerkan dan ditembak mati. Pihak Indonesia menyatakan, 431 laki-laki dibunuh, Sedangkan pemerintah Belanda pada 1969 bersikeras jumlahnya “hanya” 150. Pada 1947 Belanda memutuskan untuk tidak menyeret pelaku eksekusi massa ke pengadilan.
Pada 2009 keluarga korban menggugat negara Belanda. Para janda menuntut pengakuan dan ganti rugi atas meninggalnya tulang punggung keluarga mereka. Waktu itu, beberapa janda, dan korban selamat terakhir, Saih bin Sakam, khusus datang ke Belanda untuk proses ini. Sayangnya ia wafat 8 Mei 2011 dalam usia 88 tahun. Bagi Saih, pelaku pembunuhan massal tidak perlu lagi diseret ke pengadilan, permintaan maaf dan ganti rugi sudah cukup.
Penjahat
Selama ini Belanda menganggap dirinya korban kejahatan Nazi Jerman di masa Perang Kedua. Keputusan pengadilan Den Haag ternyata membuat Belanda sekarang menjadi pelaku kejahatan perang.
“Sekarang ternyata bukan Jerman saja si penjahat perang. Belanda pun kini dinyatakan sebagai penjahat,” tukas seorang wartawan luar negeri yang asyik membuat cerita kasus Rawagede di pengadilan Den Haag.

Sumber : Radio Nederland / Kompas




Checkpagerank.net
 

Follow Yaa..

Arsip Blog


Hayo Pasang Iklan Disini!!

Pengikut