Ternyata Kondom bisa juga di buat balon,baju,topi dan casing Hp Lho

0












Karena ngga tau fungsinya maka dijadiin seperti permen karet


Dijadiin balon terbang


Dijadiin trend baru dalam pemasaran


Dijadiin alat penutup mata kalau tim kesayangan kalah


Dijadiin alat untuk bunuh diri


Dijadiin hiasan rambut


Dijadiin hiasan topi




Dijadiin topi




Dijadiin pakaian , baik yang belum di buka bungkusnya




Dijadiin bra










Dijadiin kostum badut


Dijadikan permainan lomba cepat buka kondom












 Source






   


Wanita Ini Didiagnosis Miliki Dua Kelamin

0
 
Dilihat dari postur tubuhnya, Lauren Williams, layaknya wanita biasa. Yang mengejutkan, ada hal yang membuat wanita asal Inggris berusia 29 tahun ini berbeda dari wanita normal lainnya. Dalam talk show Tyra Banks, Lauren mengaku terlahir memiliki dua vagina.

Kondisi itu membuat Lauren juga memiliki uterus dan rahim ganda. Itu sebabnya ia juga memiliki siklus haid yang tidak normal. Jika umumnya wanita haid sekitar 5 - 10 hari, namun masa haid Lauren bisa mencapai 21 hari.

Lewat penuturannya, Lauren mengaku, karena merasa menderita dengan kondisinya, ia memeriksakan diri ke dokter. Dari situlah dokter mendiagnosis Lauren mengalami kelainan, yang juga disebut didelphys Uterus atau rahim ganda.

Kasus yang dialami Lauren tergolong langka. Menurut Roger Harms, Ph.D., seorang konsultan kebidanan dan ginekologi di Mayo Clinic, memperkirakan, sebanyak 2-3 persen wanita di dunia memiliki kondisi tersebut.

Harms menambahkan, ia telah menemukan delapan wanita dengan rahim ganda pada tahun ini. Tidak semua manifestasi dari kondisi vagina melibatkan leher rahim ganda dan rahim ganda. Sebagian wanita yang mengalami didelphys Uterus hanya memiliki rahim ganda.

Gejala dari rahim ganda, antara lain nyeri haid berlebihan, serta pendarahan yang terlalu banyak selama periode menstruasi. Sayangnya, menurut Harms, masih banyak wanita mengabaikan kondisi ini. Biasanya baru terlihat setelah ginekolog menemukan kelainan selama pemeriksaan panggul rutin, seperti yang terjadi dalam kasus Williams.
Harms mengungkapkan, pembedahan umumnya tidak diperlukan, karena kondisi tidak mengancam jiwa. Wanita didiagnosis dengan rahim ganda harus berkonsultasi dengan dokter secara teratur jika mereka mengalami gejala tak biasa, merencanakan kehamilan, atau sudah hamil. "Sebab, selain bisa mengganggu kehidupan seksual, didelphys Uterus bisa menyebabkan komplikasi pada kehamilan, menyebabkan keguguran atau kelahiran prematur. "

Namun ada juga wanita yang mengalami kelainan ini bisa menjalani kehidupan layaknya wanita normal. Seperti halnya yang dialami Lauren. Meski dibedah tapi dokter tidak membuang apa yang telah dimilikinya. Misalnya saja, rahim, ia bisa hamil normal, nanti janinnya akan mendorong rahimnya ke samping.
"Kemungkinan kehamilan sukses dengan kondisi ini sebenarnya cukup baik," Harms menambahkan seperti dikutip dari lam Aol.

Tapi menurut Harms, Lauren harus hati-hati saat bercinta. Dan, setelah hamil ia juga harus menggunakan pencegahan, karena dikhawatirkan bisa terjadi pembuahan di rahim kedua. Jika kedua rahim 'terisi', kondisi ini yang sangat membahayakan.

Source


Lagu imaniar dicuri malaysia!!!

0

(Imaniar)


 Kapanlagi.com - Tidak hanya curang dengan menggunakan laser untuk merusak para pemain Timnas Indonesia, Malaysia kembali ketahuan mencuri salah satu karya terbaik anak bangsa. Sebuah lagu karya musisi senior Indonesia Imaniar digunakan tanpa izin oleh musisi Malaysia, Misha Omar.
Imaniar menceritakan bahwa awalnya ia dikontrak oleh BMG Indonesia untuk membuat dua album pada tahun 2000. Saat itu, lagu tersebut memang belum ada judulnya. Namun karena ada resesi pada tahun itu, maka lagu miliknya tidak terlalu dipromosikan.
"Lagu diciptain tahun 2000 waktu itu saya dikontrak sama BMG Indonesia dua album kalau gak salah. Terus saya ciptakan lagu ini sama Yossi Hitiyaubesi. Jadilah album yang judulnya IMANIAR gak pakai judul lagu. Kemudian hitnya di situ ditulisnya Semoga Abadi. Dan saya sudah buatkan video klipnya, tapi tidak terlalu populer dan tidak terlalu dipromosikan, karena saat itu ada resesi pada tahun 2000. BMG mungkin terbenturnya di situ yang seharusnya Imaniar promosinya penuh menjadi setengah sehingga orang gak banyak tahu lagu ini," ungkap Imaniar ketika ditemui di Studio 15 Jl. Musi no.34 Tanah Abang II Jakarta Pusat.
Setelah tahu digunakan tanpa izin, yang lebih menyakitkan adalah suara Imaniar tetap digunakan dalam lagu milik Misha Omar tersebut. Selain itu tidak ada keterangan pencipta ketika lagu dan CD lagu itu dirilis oleh musisi Malaysia tersebut.
"Mungkin karena tidak terlalu menguntungkan atau gimana saya gak tahu, akhirnya pada tahun 2006 lagu itu dipakai oleh Misha Omar dengan judul yang sama. Cuma di CD atau kasetnya ditulis tidak ada penciptanya, dan yang paling sakit hati suara saya itu dipakai oleh Misha Omar sebagai backing vokalnya. Benar-benar sakit hati, kulonuwon (permisi) aja gak ada, jadi benar-benar diinjak deh," tutur Imaniar.
Inilah lagu Semoga Abadi yang menjadi sumber konflik tersebut, dalam versi Misha Omar yang dibuat tanpa izin

 


Indonesia Menang, Malaysia Juara

0

 
Jakarta - Timnas Indonesia menundukkan Malaysia 2-1 di partai leg II final Piala AFF 2010. Tapi keunggulan agregat tetap bikin Malaysia keluar jadi juara.

Dalam partai leg II Piala AFF 2010, Rabu (29/12/2010) malam WIB, Indonesia membuang peluang untuk unggul lebih dulu setelah Firman Utina gagal menceploskan bola dari titik putih di menit-menit awal laga.

Malaysia lantas unggul duluan lewat Safee Sali di awal babak kedua. Mohammad Nasuha menyamakan skor sebelum tendangan M. Ridwan menjebol gawang Khairul Fahmi setelah terlebih dulu mengenai bek Malaysia.

Dengan kemenangan 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno tersebut, Indonesia pada akhirnya tak berhasil jadi juara karena kalah agregat 2-4 dari Malaysia yang menang 3-0 di leg I.

Jalannya Pertandingan


Kelengahan Indonesia di sektor kiri belakang pada menit dua nyaris dimanfaatkan pemain depan Malaysia. Untung buat Indonesia, Firman Utina masih bisa mencuri bola.

Semenit berselang, usaha Indonesia menekan kandas setelah bola umpan Firman terlalu deras lajunya sehingga tak bisa dikejar Arif. Umpan jauh kembali diarahkan ke Arif meski kiper Malaysia masih bisa mengamankan si kulit bundar.

Pada menit enam, umpan silang M.Nasuha sukses meluncur ke muka gawang. Tapi sekali lagi kiper Khairul Fahmi masih sigap menangkap bola.

Kerjasama Arif dan Irfan Bachdim diakhiri dengan sebuah umpan silang ke muka gawang pada menit sembilan masih bisa dipotong M. Fadhli.

Pelanggaran pada menit 11 usai Irfan dijatuhkan beberaoa meter dari luar kotak penalti. Firman mengambil pendek dan mengoper ke M. Ridwan yang dengan mudah kecolongan bola.

Irfan! Bola mengarah ke Irfan yang ada di muka gawang pada menit 16. Tapi ia kurang sigap meneruskan sehingga bola dengan mudah diamankan Khairul Fahmi.

Penalti untuk Indonesia pada menit 17! Wasit menunjuk titik putih usai M Sabre menyentuh bola dengan tangan. Sabre juga dapat kartu kuning.

Firman maju jadi algojo dan sepakannya ke arah kanan dengan mudah terbaca oleh kiper! Sayang sekali, peluang emas terbuang untuk Indonesia.

Markus dipaksa menyelamatkan gawang dari sepakan Ashari pada menit 21. Kemelut kemudian lahir tapi tidak melahirkan apa-apa.

Cristian Gonzales sukses menyambut bola hasil umpan silang dengan tandukan di tiang jauh pada menit 24. Tapi si kulit bundar masih menyisir di sisi gawang. Gonzales kembali berhasil menanduk bola di muka gawang, meski lagi-lagi bola belum menemui sasaran.

M. Ridwan berlari menyongsong bola di sisi kiri dan sukses menembus pertahanan Malaysia tanpa pengawalan. Tapi bola sepakannya lantas dengan sukses dipotong Fahmi.

Lagi-lagi peluang emas terbuang pada menit 29. Dari sebuah umpan terobosan, Ridwan dengan cerdik mendapat celah di pertahanan Malaysia. Tapi ia terlalu lama mengambil keputusan sehingga bola kembali kandas di tangan kiper.

Tiga menit menuju turun minum dengan Indonesia dan Malaysia masih terus membagi skor 0-0. Peluang teranyar dihasilkan Gonzales dengan sepakan kerasnya di kotak penalti walau arahnya masih melambung.

Di tengah-tengah usaha Indonesia menyerang, Malaysia sukses melancarkan serangan balik akibat kesalahan oper Maman. Dengan serangan balik cepat, Mohd Safee Sali berhasil menjebol gawang Markus pada menit 53.

Pergantian pemain dilakukan oleh Alfred Riedl beberapa menit kemudian. Eka Ramdani menggantikan Firman dan Bambang Pamungkas menggantikan Irfan.

Gantian Malaysia melakukan pergantian pemain pada menit 61. Gelandang Amar Rohidan digantikan Razman Roslan yang pemain bertahan. Malaysia tampak cukup puas dengan skor saat ini.

Pergantian terakhir dibuat Indonesia pada menit 70 setelah Arif cedera. Tony Sucipto masuk.

Tak lama berselang, Indonesia mencetak gol! Bustomi melepaskan tembakan keras yang masih bisa ditepis kiper sebelum Nasuha menceploskan bola rebound. Skor 1-1.

Malaysia merancang serangan balik. Dari sisi kiri bola digulirkan ke tengah dan Ashari kemudian melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang masih melebar di sisi gawang Markus.

Pada menit 76 Bepe melepaskan tembakan menyusur tanah dari luar kotak penalti. Tapi arahnya masih tepat ke kiper Fahmi.

Goool! Indonesia berbalik unggul 2-1 setelah sepakan keras Ridwan mengenai kepala pemain belakang Malaysia dan menceplos masuk.

Bepe! Ia melepaskan tendangan bebas dari luar kotak penalti yang susah payah ditepis kiper Malaysia. Skor 2-1 tidak berubah sampai peluit akhir dibunyikan.

Susunan Pemain

Indonesia: Markus; Zulkifli, Maman, Hamka, Nasuha; Ridwan, Firman (Eka Ramdani '57), Bustomi, Arif (Tony Sucipto '70); Gonzales, Irfan (Bambang '57).
Malaysia: Khairul Fahmi; M Sabre, M Faizal, M Muslim, M Fadhli; Safiq, Norshahrul Idlan, Amar (Razman Roslan '61), Kunanlan Subramaniam; M Safee (Izzaq Faris Ramlan '90), M Ashari (Mohd Amri Yahyah '78). ( krs / arp ) 


Source


Wanita-wanita yang Dikisahkan dalam Al-Qur'an

0














 Al-Qur’an Al-Kariim merupakan kitab petunjuk bagi manusia dalam segala sisi kehidupan (bersifat universal). Dengan maksud memberikan hikmah serta pelajaran (ibrah) kepada manusia untuk kebaikan kehidupan mereka, Allah memberikan begitu banyak kisah -baik kisah dari seseorang atau kaum sebelum zaman Rasulullah saw. maupun kisah seseorang yang melatarbelakangi turunnya ayat Al-Qur’an itu sendiri- dalam Al-Qur’an.
لَقَدْ كَانَ فِي قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِأُولِي الْأَلْبَابِ مَا كَانَ حَدِيثًا يُفْتَرَى وَلَكِنْ تَصْدِيقَ الَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ وَتَفْصِيلَ كُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ
Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al-Qur’an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman. (QS Yusuf [12] : 111)

Menurut perhitungan para ahli tafsir, bahwa sepertiga dari isi kandungan Al-Qur’an adalah berupa kisah-kisah (qashash). Dan dari sekian banyak kisah yang ada dalam Al-Qur’an tersebut, terdapat beberapa ayat yang menceritakan kisah wanita-wanita (mar’ah), baik yang hidup pada masa Rasulullah saw. ataupun sebelumnya.

Al-Mar’ah Fii Al-Qashash Al-Qur’aniy merupakan karya dari ulama besar, DR. Ahmad Muhammad Asy-Syarqaawiy, yang berusaha mengulas dengan sangat mendalam mengenai wanita-wanita yang Allah abadikan kisahnya dalam Al-Qur’an.

Dalam bukunya ini juga dijelaskan bagaimana peran wanita-wanita tersebut dalam Islam, posisi mereka dalam Islam dan hukum-hukum serta ibrah dari kisah yang berkenaan dengannya. Asy-Syarqaawiy juga memberikan penjelasan bahwa adanya kisah israiliyyat yang tertuang di beberapa kitab tafsir dalam menguraikan kisah tersebut.

Buku Al-Mar’ah Fii Al-Qashah Al-Qur’aniy ini terdiri dari dua jilid. Wanita-wanita yang kisahnya diabadikan dalam Al-Qur’an dan dimuat dalam dua jilid buku ini adalah kisah tentang Istri Nabi Adam, yaitu Hawa. Selanjutnya adalah kisah istri Nabi Nuh, istri Nabi Ibrahim, istri Nabi Luth, wanita pada masa Nabi Yusuf (Istri Al-’Aziz), wanita pada masa Nabi Ayub, wanita pada masa Nabi Musa (ibunda Nabi Musa, Asiyah istri Fir’aun, dan saudara perempuan Nabi Musa), wanita pada masa Nabi Sulaiman (Ratu Bilqis), Maryam binti Imran, serta kisah wanita-wanita yang ada pada masa Rasulullah saw. seperti kisah wanita yang berkaitan dengan hadits ifki (Aisyah binti Abu Bakar), kisah dari istri Rasulullah saw. yang bernama Zainab binti Jahsy, kisah Khaulah binti Tsa’labah, dan kisah bagaimana tercelanya istri Abu Lahab (Ummu Jamil).


Pacaran Menurut pandangan Islam

0



















a. Islam Mengakui Rasa Cinta

Islam mengakui adanya rasa cinta yang ada dalam diri manusia. Ketika seseorang memiliki rasa cinta, maka hal itu adalah anugerah Yang Kuasa. Termasuk rasa cinta kepada wanita (lawan jenis) dan lain-lainnya.

Dijadikan indah pada manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik .(QS. Ali Imran :14).

Khusus kepada wanita, Islam menganjurkan untuk mengejwantahkan rasa cinta itu dengan perlakuan yang baik, bijaksana, jujur, ramah dan yang paling penting dari semau itu adalah penuh dengan tanggung-jawab. Sehingga bila seseorang mencintai wanita, maka menjadi kewajibannya untuk memperlakukannya dengan cara yang paling baik.

Rasulullah SAW bersabda,Orang yang paling baik diantara kamu adalah orang yang paling baik terhadap pasangannya (istrinya). Dan aku adalah orang yang paling baik terhadap istriku.

b. Cinta Kepada Lain Jenis Hanya Ada Dalam Wujud Ikatan Formal

Namun dalam konsep Islam, cinta kepada lain jenis itu hanya dibenarkan manakala ikatan di antara mereka berdua sudah jelas. Sebelum adanya ikatan itu, maka pada hakikatnya bukan sebuah cinta, melainkan nafsu syahwat dan ketertarikan sesaat.

Sebab cinta dalam pandangan Islam adalah sebuah tanggung jawab yang tidak mungkin sekedar diucapkan atau digoreskan di atas kertas surat cinta belaka. Atau janji muluk-muluk lewat SMS, chatting dan sejenisnya. Tapi cinta sejati haruslah berbentuk ikrar dan pernyataan tanggung-jawab yang disaksikan oleh orang banyak.

Bahkan lebih kerennya, ucapan janji itu tidaklah ditujukan kepada pasangan, melainkan kepada ayah kandung wanita itu. Maka seorang laki-laki yang bertanggung-jawab akan berikrar dan melakukan ikatan untuk menjadikan wanita itu sebagai orang yang menjadi pendamping hidupnya, mencukupi seluruh kebutuhan hidupnya dan menjadi `pelindung` dan pengayomnya`. Bahkan `mengambil alih` kepemimpinannya dari bahu sang ayah ke atas bahunya.

Dengan ikatan itu, jadilah seorang laki-laki itu `the real gentleman`. Karena dia telah menjadi suami dari seorang wnaita. Dan hanya ikatan inilah yang bisa memastikan apakah seorang laki-laki itu betul serorang gentlemen atau sekedar kelas laki-laki iseng tanpa nyali. Beraninya hanya menikmati sensasi seksual, tapi tidak siap menjadi the real man.

Dalam Islam, hanya hubungan suami istri sajalah yang membolehkan terjadinya kontak-kontak yang mengarah kepada birahi. Baik itu sentuhan, pegangan, cium dan juga seks. Sedangkan di luar nikah, Islam tidak pernah membenarkan semua itu. Kecuali memang ada hubungan `mahram` (keharaman untuk menikahi). Akhlaq ini sebenarnya bukan hanya monopoli agama Islam saja, tapi hampir semua agama mengharamkan perzinaan. Apalagi agama Kristen yang dulunya adalah agama Islam juga, namun karena terjadi penyimpangan besar sampai masalah sendi yang paling pokok, akhirnya tidak pernah terdengar kejelasan agama ini mengharamkan zina dan perbuatan yang menyerampet kesana.

Sedangkan pemandangan yang lihat dimana ada orang Islam yang melakukan praktek pacaran dengan pegang-pegangan, ini menunjukkan bahwa umumnya manusia memang telah terlalu jauh dari agama. Karena praktek itu bukan hanya terjadi pada masyarakat Islam yang nota bene masih sangat kental dengan keaslian agamanya, tapi masyakat dunia ini memang benar-benar telah dilanda degradasi agama.

Barat yang mayoritas nasrani justru merupakan sumber dari hedonisme dan permisifisme ini. Sehingga kalau pemandangan buruk itu terjadi juga pada sebagian pemuda-pemudi Islam, tentu kita tidak melihat dari satu sudut pandang saja. Tapi lihatlah bahwa kemerosotan moral ini juga terjadi pada agama lain, bahkan justru lebih parah.

c. Pacaran Bukan Cinta

Melihat kecenderungan aktifitas pasangan muda yang berpacaran, sesungguhnya sangat sulit untuk mengatakan bahwa pacaran itu adalah media untuk saling mencinta satu sama lain. Sebab sebuah cinta sejati tidak berentu sebuah perkenalan singkat, misalnya dengan bertemu di suatu kesempatan tertentu lalu saling bertelepon, tukar menukar SMS, chatting dan diteruskan dengan janji bertemua langsung.

Semua bentuk aktifitas itu sebenarnya bukanlah aktifitas cinta, sebab yang terjadi adalah kencan dan bersenang-senang. Sama sekali tidak ada ikatan formal yang resmi dan diakui. Juga tidak ada ikatan tanggung-jawab antara mereka. Bahkan tidak ada ketentuan tentang kesetiaan dan seterusnya.

Padahal cinta itu memiliki, tanggung-jawab, ikatan syah dan sebuah harga kesetiaan. Dalam format pacaran, semua instrumen itu tidak terdapat, sehingga jelas sekali bahwa pacaran itu sangat berbeda dengan cinta.

d. Pacaran Bukanlah Penjajakan / Perkenalan
Bahkan kalau pun pacaran itu dianggap sebagai sarana untuk saling melakukan penjajakan, perkenalan atau mencari titik temu antara kedua calon suami istri, bukanlah anggapan yang benar. Sebab penjajagan itu tidak adil dan kurang memberikan gambaran sesungguhnya dari data yang diperlukan dalam sebuah persiapan pernikahan.

Dalam format mencari pasangan hidup, Islam telah memberikan panduan yang jelas tentang apa saja yang perlu diperhitungkan. Misalnya sabda Rasulullah SAW tentang 4 kriteria yang terkenal itu.

Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW berdabda,Wanita itu dinikahi karena 4 hal : [1] hartanya, [2] keturunannya, [3] kecantikannya dan [4] agamanya. Maka perhatikanlah agamanya kamu akan selamat. (HR. Bukhari Kitabun Nikah Bab Al-Akfa fiddin nomor 4700, Muslim Kitabur-Radha Bab Istihbabu Nikah zatid-diin nomor 2661)

Selain keempat kriteria itu, Islam membenarkan bila ketika seorang memilih pasangan hidup untuk mengetahui hal-hal yang tersembunyi yang tidak mungkin diceritakan langsung oleh yang bersangkutan. Maka dalam masalah ini, peran orang tua atau pihak keluarga menjadi sangat penting.

Inilah proses yang dikenal dalam Islam sebaga taaruf. Jauh lebih bermanfaat dan objektif ketimbang kencan berduaan. Sebab kecenderungan pasangan yang sedang kencan adalah menampilkan sisi-sisi terbaiknya saja. Terbukti dengan mereka mengenakan pakaian yang terbaik, bermake-up, berparfum dan mencari tempat-tempat yang indah dalam kencan. Padahal nantinya dalam berumah tangga tidak lagi demikian kondisinya.

Istri tidak selalu dalam kondisi bermake-up, tidak setiap saat berbusana terbaik dan juga lebih sering bertemua dengan suaminya dalam keadaan tanpa parfum. Bahkan rumah yang mereka tempati itu bukanlah tempat-tempat indah mereka dulu kunjungi sebelumnya. Setelah menikah mereka akan menjalani hari-hari biasa yang kondisinya jauh dari suasana romantis saat pacaran.

Maka kesan indah saat pacaran itu tidak akan ada terus menerus di dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan demikian, pacaran bukanlah sebuah penjajakan yang jujur, sebaliknya sebuah penyesatan dan pengelabuhan.

Dan tidak heran kita dapati pasangan yang cukup lama berpacaran, namun segera mengurus perceraian belum lama setelah pernikahan terjadi. Padahal mereka pacaran bertahun-tahun dan membina rumah tangga dalam hitungan hari. Pacaran bukanlah perkenalan melainkan ajang kencan saja.

Source


Rajagobal Dihina...

0
http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRqH7kv6xBQ7CsFUzMC8DikIVZ8bQyzKM9phfBBk-X1S_Y6qfyZ

SKUAD kebangsaan terus tidak tenang apabila diganggu penyokong fanatik Indonesia ketika sesi latihan terakhir berhampiran hotel penginapan, semalam.
Kira-kira 20 penyokong Indonesia dilihat menjerit ke arah pemain kebangsaan yang menjalani latihan ringan selama satu jam.

Malah mereka membentangkan kain rentang seperti 'Laser No...Football Yes' (Laser Tidak...Bola Sepak Ya) dan 'Raja Gombal pasti hancur'. Gombal membawa maksud kain yang digunakan untuk mengelap kekotoran.
Gangguan itu menyebabkan Rajagobal tidak dapat mencuba keupayaan pemain dan membuat latihan taktikal bagi berdepan Indonesia, malam ini.

Terdahulu skuad kebangsaan terpaksa mengubah lokasi latihan yang disediakan pihak penganjur iaitu padang ABC Senayan yang berhampiran dengan stadium kerana bimbang terhadap keselamatan pemain berikutan kehadiran kira-kira 40,000 penyokong Indonesia yang sedang berasak-asak mendapatkan tiket asli sejak awal pagi.

Mereka kemudiannya dicadangkan untuk menjalani latihan di Stadium Lebak Bulus yang terletak di Jakarta Selatan dan mengambil masa kira-kira dua jam perjalanan kerana kesesakan lalu lintas walaupun hanya terletak kira-kira 15 kilometer dari hotel penginapan pasukan.

Namun usaha itu juga gagal apabila skuad kebangsaan tersangkut dalam kesesakan lalu lintas, sekali gus memaksa Rajagobal mengatur latihan ringan berhampiran hotel penginapan yang turut dikawal tiga pengawal keselamatan.

Latihan rasmi kedua-dua pasukan itu tidak dapat dilakukan di Gelora Bung Karno kerana stadium itu masih dalam proses membaik pulih padang.


Persatuan Bola Sepak Malaysia (FAM) didenda AS$40 juta (RM123.8 juta)

0
data:image/jpg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wBDAAkGBwgHBgkIBwgKCgkLDRYPDQwMDRsUFRAWIB0iIiAdHx8kKDQsJCYxJx8fLT0tMTU3Ojo6Iys/RD84QzQ5Ojf/2wBDAQoKCg0MDRoPDxo3JR8lNzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzf/wAARCACeAOsDASIAAhEBAxEB/8QAGwAAAgMBAQEAAAAAAAAAAAAAAwQBAgUGAAf/xAA5EAACAQIEBAMFBwQDAAMAAAABAgMAEQQSITEFQVFhEyJxFDKBkaEGI0KxwdHhUmJy8DND8RVjgv/EABoBAAIDAQEAAAAAAAAAAAAAAAIDAAEEBQb/xAAoEQACAgEEAgIBBAMAAAAAAAAAAQIRAwQSITETQSJRFAUyQmEjUsH/2gAMAwEAAhEDEQA/APlbw3BdNudBy215UxA+fU6Hb1oksIYZ11B3HSsalXDOdurhgYSApRvdPOpaIg5G+FUAN7HQU0i+NFb/ALF271bdclN1yJEWNjV8udO67+lFkjuua2o3qseh12O9Xdl7gFtKsBpRZI8rZeQ1qAoorJYMaGigZhpUZLGiQ+VtdqGXRTYPLYir5daM8diDyqwTWg3C3MWya1bJpRslTlGU+lSybh/7PwkSz4nbw0Jpv7PQJNxV8RKo8OBTI531pnBw+x/ZeadgM2IkCg9hQsNfh/ApXP8AyYl7A/2jesspbm39mKeRz3V74MXiuIOKxUkh3Zibms8jNoeVMv5iT1qhUBe571rgqVG7GtqpACMvl5dahVuwtvRGW9PcDwwxPE4EYeQHM3oBc/lRydRDcqTZXjgyYpMOu0Eap8ba/U1nWpzGSGfESytu7k/Cl7VIPgqLpArVS1HK1GS9+1NTDTA5SdqPDBnGZjaNNWNXjiLOqINW2q2KIS0Efurv3NU3zRe6xaZjK9zYW0AHIVaNLDMdB3q6xaXNQ+o30o0/RV3wCexvyAoRfWpZyT2qhGtaIrgbFDQBuP0p3CyZtCLNsR1qjwspsRY1TKQeh61zXUjM2pIPPh8ozoPLf5UOMFGBFwRT2En8SySasdxyaoxOEMfnTVTtel7qdMVvp7WUZA6mVR5TpIOlLSRZGI5cu9OYZikliLqwswPOizYawCb3F4z1HSpup0wfJToQymSIWHmQa+lBymm4wY5Bfn71emiySEDUdaNSD3ixXWvFaOE8p7V7w72PLrU3E3l4AHXKd6usZuQdCK8qCNgUYNzvTwTxLOPRqVJ0InKhDw6t4d7DrTTxEcqa4RhTi+K4aAA6uL+lA58APLSbNXjeHy4fhnC4xqIwzD+5qzftTKqSpgY7BMMgjA7866BSMT9osVjXA8HBoxHTQWFcVxKRpsXLK+rE39TS8SuQjTfKS/r/AKKlaow5XqrdSTVWNj72npW1I6SROUitngsZhwXEsWQAViEKnu+n5XrE1BHnv8DTftLJwxYExgOeQu8YzaECwJ01OpqTi2qLlFyjSBMt+mmlCKVVpW5Sr8jUBnP/AHLajjEJRf2WyH4VKxnfkKGrSXsZUt60VZZIgHBiYK2g0OvW3SraYW1jLr7PHl2lkXX+0fvSqR3Ox9akPLiGLO1yTqb71WUnVVbQb2NSKaBS9EvaxF/LexIpV2JOmg6UQKX0L2yjbrQmNtgfjT4RGxjRQrXstEFwMzCw/pPOhHEkGwAArQk6GKzUw0628Oa7AfMUy+FBUOhDIdiKRAv7otTGFxDwE6XU7qdjXMlH6Mc17iT4bKenQ1qYKVZR4cigm2tzv/NRHHFiY88R/wAk5iheA0ZOu2oIpEmnwzLKSlw+y+JwhhYEXKtqDRcJaVfBY2O6MeR6U7gpUxKGGYanfv8AzQcVg2w8ttMp2I2I60rc+mI8nO2XYjisMRdwtjezDof9/Wh5PEiuBqnLqK2wgxcLOffAtKOq9fhWf4ZgmswuNiOoolP0HDLfDEES2vLY14x2BFtjTcsBSVlv3HfpUNHdh3GvrR7g94BU/Km8I2R8re62lqGiUdY9Qe1DJ2LnK1THJcMRbS4I0Naf2awvhTYrGMLCCA2Pc/6argU9oweVveXb0rYw2GKcFMQH3mLnCgdhSYXJ0c6ebhxMnFXwXAPN/wAmMkzN1yD+a5RowWsSAQb2NdT9qpEbHLBCbxwKIl7gafneudkFtafijRs072xsycRCzF8gU5TvVIiVU3XfbSnZYySe9DER07VuWNo6KyfEVEd9xXjF0FOeH5bILsdb9q0eGcDmxmZy8caKLs8jWCDlf9ANT9Rbi16I8qSswTDpqKr4N9LCuqHAopJQqTWTbMxF2PoNuwrTXgnCuHRhsfMS2/hLo5/yP4R9ai3PhIS9ZFOjhlwUjAlYyVG5GgFQmDaR8qqTfnauuxTYWeRY41+7B8saCwHoOfqaPbAYGDxJYzmI0S1vr+30q9mb/Up61+lycwMDMFKwqxsLs3JR3PKs+aJUYjMWbnbatjinEZcYuRbQwD3Y00H8n1rLELObhdt25Vpx6SfczTik6uQlICToLnoK8B4Z1N36dKYkZU8sWp5v1pVlG29aselTdtmlPgFJdzckmq2PQfKi2r1q2R00BiY5HIrb+VuvKmFGxcb7EUIKj6N5D1A/SiiOWIXQq6He2xrzckZZUxiHPCwaMnTa1bWFkixyhHAjm6A2DfsaxoHRyMpKt/STcH/e9MolzcEq/wDT1rLkSZjzQvs0JMK8T7HMD01rWwTpjY/AxHv30PXuO/bnSWAxqkez43UDRZB7w9e1OyYForSwn7s6hl2+FZZN+zm5m+pd/Yu2HmwGKuRqO2jD9qvjMGs0Qkh906oP6eq/DlWvhmj4jD7PPZZR7rdT/u9AjiOFlMM+itz6HkRQKTELO7/s59ovFw+/ni37r/B/OglLq39pzVvY3CHDTiULeNiQyjbXcfG+lIPh/DmKMbqfxdQRofypykaoZVJWhBYrNTCR6r6GrCM3FxqNDTSR3tp1/Oo2VPIP8HiJBA3IvXTyR+AY5fw4WHPb+87fmKyvs/hvExcEYFwzWPpWzxZ0SJlkJAxUhJ7KNF/U0zEqjKRi23eR9HzzG53ldmvm29b0gRe1822mnKum4jhTE7Ls3IgXtWbFw5Unkky2DXIUctdqZhy12bMOog4WzHaIltA3xSo8EkaZj6JW5LhvvRpqdgKbwuAWEZpkuxGiV0PzIRrgY9WkrMvh/D4/ZZ55EYkBUW8Nxckc722H1qowZlYW8UKBfyx6et+frXZrhI4uHQmdLBnaQr8gPyNIsrSAxwIEjJuVHP1NFPXJdCcmsp0c4EyPaAM7cmMf+/Wiy4UFA8jSMzaDNCw06/xXSYTCQwIZJUDAWJ6HoB6/lVxFGqtiMRlztqARoo6/sKVPUt9MU9ak+EczJDHgIcwJ8Qnmt7DvWHiC8rszbf1BTXQ8WCYpwbuqrp5dz696QfDLhox43mP4Yjy9T+n5UWOdu2zbgmqt9mMYBYySsViB3tq3oOdDxE8k6iKCMpCP+tQTfueprVTCS4suxF1UXNhoANbV7EGHBkxxFZTbddr9O9bIOLfZsWbmlyzHTAFRnxBMUZ0zGMn6UriI4xcR5mHJ8hv+e1aUhlxLXbzW+QqTBDGAZCHP9K6AVshS/kh6zV2YogdtQHP/AOTV/ZH5hgf8K1HkWxtGNthpSLYR3YsJHAOvOilmcepI0RyL2OT4DE4bDpLNHeNxcHe3a9CSwIZHIPf96a4nikSdYMLKzxrqSreW/amMWqYXBYYTxJnmQOrg62rze6VJv2Zd0qTkuxa0bj76PKeboNPltR4kmSO6hZ4hvbdf1FE9lRIofAxIaSQ6xFSCKI2HfCz5ZlaCReYFrUqTsTKaCYV45hYHNbdT7w9OtbHD8RJhb5R4uHO6nYH9D3rIULJczJmI/wC2HRh3Ip2J51UvG4xSgauh+8HqOdZ5IyZoKS4OhGHixI8bBvc81OhFNoi4tPCmsJ191iN65rC8QZJBJEcsg3K8/Wugw3E4MTZJo/BnGw5H0pW2uTk5sU4lvZ/EibDTDUaL6fuKysRhWWMqV80P1U/+/WughnTFv4TG0y+6Tpf+a9jcN4q+Kg8yizjqDvTFHi0Kx5JQfJyksWofe4ufy/SmYorqvx/SmpsPqy721B6g6ft8jV8NGDHHbr+1C2PnktWbv2cw+V2kVTmRCF9WOUVX7RqZcU4QfdxgRj4AXrX4PGMNgZcS4uqtmt/joB8zXOcRxEsjHy3F7G/X/wBvWqXxwqP2Ny/DTQj7fIGNPa4QDrKgNj1Wg+xvfIFYn0qMIk0cy+ED4mbaughwjlRMB5W3O/wFBHHKT4MLUk/iZGH4Y6+fwmeXvstMxYAxgMgLynUs5AC/7/vStKUrFGRYAdjqfU0rFMskyrcCMG5J6DoKbKMYOmXbbSFcYHIXxHfyoFCjKL9vnWTJiJGfKEsL6gW1roFV5X/CD+HLr+lMf/HxRsMyq7Lq5CDQ9NqqOKU3YcG222rox8Os8gWWVWIF/CjsLsetJYqDH4p2BjcjNfyjS/qK6KfzRs1wsa7kj6Vk4mZnUWcww6/eX/KqlHa6KhP5dHP45nwjtHCC86+Uuy2CdlB/M/CsOTxM5JJZr33vXR4gPMzjCKRGPekc7/PQUi8EMY833rdBoP5p8FKP7uDqYsqSMZ8TiZFEIcKDyBAB9amPDIi/enO19ADp86flgW5dgkXQNuPhQSYx7kbSnq2wq9/0alktcIXKvJ5Y1t2AsKFJAqA+K47hdf4ph/Fcedsq30CihhcPGbTAFt7tr9NqNZA4uhUK8hth4C9vxAXt+le9nxB1LqD/AJfzTMuOjQZYvP2JsPlSzY+xIaykbrYaUxTkx0d76RkwRPI9lALEc9L0VGaVx4jnRbanbtTvtoxeGREwcSPEtzJECCRtrrbfnUYSLBTYQoxMeIUF8+fyntbrSnO+0bHJ+0QmPd8XFPiRn8Er5drqvL6UZuISPPJKuisSQu9u1efAwNgUlwsjyzBSZ0ygBB1HUUkIioLZlIG5O1LqEhahGfRrRY6M2MkeU9RTkMgceJE6FxtuGHoa58FhruOVEWU7km9LliXoRPTL0dMMQ7ENPDeQaLIPK3z2PxprDuubLiY2ObZrWPy/b5VzmGx86WIkuNgGF61cJxWM2SZCBzyWA+RrPOEl6MOXFJejqsIrFVdGEoHutuV9ev51pwmaWxkUZ+x0cfvXPYLGYNmz4fElGOljoT68vzrfwc7IB4sRyHmNj3029RS8VbqZx8mN7qfAtjMOVcMqnLe47DmPgfzpXDFhIFC/irsY8HHj4SECsbX15m3P/daxYMCycQWCUAFnAItrbnT8uncZKumHPTyio+0/Y9xDFez8Kw2GysGZczqeev8AvyrnmcyuVjUs34bjbua2+Iwz8V4nJHhkvrlB3AUaUaaDCcIh80geX8bE6XpksbnK30hueEskt38Y8CmAwyQIWkF2/EW0J/YdqYPFFDZMtlOmbYL0t/Fc3xLjKsx8J72vY20HwrKfiEhmLGS4vzuAR+dEszSqC4F48c/XB0+OxNo5G0uBs3K3auebHrGxZHYvyYm9vhRsMTxCIg3aVRZvNqRsD+h+HWtHh/2HfGtDI+KyQsniNZNVGunSlQxvLIPT6e5OPs2vs+fasGmNZgtwSSRtY2v+1GxmKiRQiXy7hOb9z0FVlhTBwJhMGp8OIZbfvekZYdCZmXLvlGi/Enf4/KtzvHDaBlmsa8cUL4jFeP7qiUqfSNPjzrJxOaRs8hMp6nyr8KbxnEMKnkM0ZI/pGb+B8KxMTxGNiSqk9CTekRyK/iDixyk+gkztJpdmUbAaKKVkPhgh5liXom9J4jGyMps2nY0g8jMwLEgGlStydnRx4GM4iSFTcnMepNKvjAoIUilZGoMjAEG3yp0IpG6GH7GZcW0hF2Jttc0tJKGW3mDczavI65xZCaqgd5vLHlygk252pqSXRojBRKxESTIjKT5raGoaBmYsvmBOha1zQ5HZZtDsdwKOJMwvcC9M5Q5Ra6D4KaDD4rHmPM2HZTGspGoB2v2NvgbU7hpuExcRC4bxGgEDBxPlUl+QHTl9ayeFJEcZh/Hm8GKR7SSE3AW+ptbXrXTHhXDJsJisZgsTHiPDVA5yMpGZrXBOhN7jlSXivk6S/TPJG3OjLknwyHGLhxkB+7CSG7d7fGlZ8NJhYozNE6RzKGikkT3hcajr/wC10uC4XFgsDLNNw1p4zIikGbKTvY2A21vzuKR4kZ8THDDiZGXwEyrG49wb2t9aFR2jPwFhVt8nOyiPL5XZt7C2takPD2k4KeIJBaJZ44GYte7m+n0GnelTAsV3JRhqNAdKYXjeLThA4Srx+yCbxyBH5s+2++wqN2YWowb3C0SN+FW36+taOCwiSN99OsQ5kqSfpSTYqOVi5VQSdherCS3mDD0FZ5bnwc7NubqJ1mE4fwUQkNj5zKdmCAAfCiIGwhtguJadNVv6iuSWc3sGPzovjuANTr3pcoSZz5aeTfLO84Z9pcZgZgZAkwvupykj5V1Q47wjHEYyR5MNNHGRlsDe45dTXxxcTKp95qMOIsFILbdb0yGXLHjsKEMmNbVTR3uK+1UyI2H4TCsMdtZG1Zu55CsCTEpI5l4lNJMLe5G2p+Jv+VYDY6V9/kNq8ryOLinYlul/k5/oKMH3P0bLLw2YZsPNiI2vcxyqpA9CP2paWNQRlIOvKlMuTV2Hwr3iJb3/AK1olp7fwAlX0aPDMS2FxaSqwFm1BG45iu5xP22SHCrh8BhlyBQuaQ2v8K+dRlA2slvjTEbRMdJOfW9/SluOXDzXAMXkhezizcxf2ixc5804jX+mFAo/ekl4hEH8SZfGP/2kv9DpWawiubuNN9dqXZ4M3llB0J0IrHLI5vkT4G3bH8S+EkYlUCG34TWfMq38rG3eqiSJwSr7daWknjDWL31tpQq74HQxSQw7AYQrdi2cEaaW1v8ApQ548KMJHIuJBmyWMeXazHS/xNLyTpawJI6Uu86UxJtnQxyaVOIOQ0B9au8g60B371oiHFEo7AZdh6Vo4eODEkscQMO+S2qnLoAL2GtzbXuTWQZCKr4zjY+vem0bMLjH9ysfxWEEd3ExdBuctvTT1oQhdvN5te9LPjJC1yx9K9Lj5nkZo3MSk6IpJAo4o1XifSocwI4fisZw3Dq+MbPkGK8JVLF2c6ID2y6Hma0sNx7B8N4VxjA4RMSvtGIg8AzKucIjuWD2JAbUbd64jxGVgykqw1zA61bxSVCjYHb+aJIc8jO8k+1Ath4MTOPBjjSQosbXeVkBJIBOg5DQdqxuPfaF+K8XxeOkLkTMoC+6cqgBdOugrnGkZic5Ymw1v0Fh9BUZ7qNfhVeO+i8mWeRJM1HxjnQudddTvULO2wOvesscuRvVxIx1OtV4zNLGmaiYg32WiDFBfKLEnmeVZfiaVHiW23oNiFPAmaxxpQE2Hwohx/lNiALXA61iZzvep9osuVgDYadqjwor8eJtR48G1/lerNjgzjILW3vWEspv5b3q5lYcyDz1qvGkD+NGzZTHor/i94HQ8qsvFZgygNa2nrWDnJN7fWiI52NMUX0W9PE12xxudb9r15eIMt7akggXrIMltdtLVAkvrR3OErK/Hj9Gw2Pbw1Clg3O53+FUbicwGUnY7dPSssuTrfWqM5OtFPPkn2y1giaQxsli3iOM3vZTa9Qca5Y6mx+tZwkutqgMTc32rPsi30F4UaK40oGBuQe9DOLfL72gO1JZiOYqpc86niiWsUfo1Rijpc70ZnUxqVPm1LX9f2rG8S6jXarJORpqani+gfCh/wBpU86rJKLb1n5rXrzOWG9F46LWFDXi3NeMlJgkak14v3o9ofjQ0WqL96W8TSvZ+9SglAiUKPcOvMdK9lKr5gbnbS1QZFtexzc+YouGQ4nEJHmUZjYFjoK6EYRc/jy2NYAk3pkyQrEqJGC5GrX2rU4n9nvYuHtifakZktdctr3PLWsQnLGQRqfnV5MOTTycZIpNSVokHObAG9Qr/Kr4ZkDjObX0J7VVTGkxJVZEF9Ln4bUiSqKd9l0eFsrG+oqouR3pjSZgscapdSCM251112qkSGKYBgGI2F6DZcqREgaEEkEHa4qNgCedXMZR2WQ5W6b17EhElyI11FrG1Rw+Lf0Q9Gb3GwGteW7uFFgSQPMbD4mn8FFgRh3M7AyN5Rc+6CN7djRUwcU+AkMTXmiYkE7Oo7cjz+lOx6WWRcFOl2Zj3WQoCptcXGoPp2qVlaJ0dbqwIZTTMWHhXEM7OHiDHLpuNa9jGw2qZSSF8j327UuWCUY72WkmLPKZGZnOZmNyT1qrPe3ahjrU71ntsraWzV7NpUWqBvUUSqLK+U3tUghgzE2qjNVb6VbSLol3AXynW9DztUsbih1KDSRfOakORzodeqFlzIa8GJ51SvVCBMxG5vXs5odeqECBzVr0IVaoU0RejJKUZWU2I1vQbV61HCbhLciNG1xnjBx0EUSHKgF3H93T0/esYm+9RVowC1qPNnyZpbpsqMVFUiFr168DrUHeklhTIzAXtvUwvZj3oVSu9HGbUrJQR3Z2Lk6neryFPCU3+9B17igc68avfV8dlVyXDC2gsaLHi3iQquhPMUuN6g71IZJQdxZHFMIkhtrXibmqA1N6jnKSpko8a8DVb16ll0XBqwNCBqc1Mi+QWiztdbUOrGoqS5ZZBOlVq5FRagotFa9VrV61Siyteq1qi1SiEV6ptUgVKIQBU1NqnKKuqIf/2Q==

MEDIA Indonesia terus memanaskan isu laser apabila ada yang mendakwa Persatuan Bola Sepak Malaysia (FAM) didenda AS$40 juta (RM123.8 juta) dan digantung empat tahun oleh Fifa berikutan insiden ketika perlawanan separuh akhir pertama Malaysia menentang Vietnam di Stadium Nasional, Bukit Jalil pada 15 Disember lalu.
Malah soalan itu turut diajukan kepada Menteri Belia dan Sukan Datuk Seri Ahmad Shabery Cheek yang tiba di Indonesia untuk memberikan sokongan kepada Harimau Malaya pada aksi final kedua di Stadium Gelora Bung Karno malam ini.

“Saya sudah menghubungi Setiausaha Agung FAM, Datuk Azzuddin Ahmad yang menolak tindakan seperti itu oleh Fifa. Ini adalah satu bentuk provokasi semata-mata.
“Ini adalah salah satu usaha yang dicetuskan pihak tertentu untuk melemahkan semangat skuad kebangsaan kita,” katanya pada satu sidang media yang turut dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Andi Mallarangeng.

Mengenai isu laser itu, Ahmad Shabery menjelaskan beliau mendapat tahu perkara itu berlaku ketika perlawanan pertama ketika Malaysia menentang Indonesia pada 1 November lalu, namun menerima hakikat permainan tuan rumah adalah lebih baik ketika itu.

“Kami juga cuba mengawal alat laser ini dibawa masuk ke Stadium Nasional, Bukit Jalil Ahad lalu, namun gagal apabila ada yang berjaya membawanya,” katanya.

Sementara itu, Andi berkata perlawanan itu adalah medan buat kedua-dua negara meningkatkan kualiti bola sepak di Asia Tenggara.

“Kami merancang untuk mengadakan pertemuan dengan lebih kerap lagi bagi kedua-dua negara ini supaya dapat melonjak kualiti persembahan kami di peringkat Asia,” katanya yang yakin skuad bimbingan Alfred Riedl itu akan bangkit untuk memenangi perlawanan dengan keputusan 4-0.


Presiden PSSI dakwa Malaysia guna ilmu hitam

0
http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRQ4N5o0G_UxrFLqTfdFRSjVdp1cjH-88KM-BuXKfBRCq3wmo-1mQ

PRESIDEN Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Nurdin Halid berkata Malaysia menggunakan ilmu hitam sehingga membuatkan penjaga gol utama mereka, Markus Horison Rihihina mengalami gatal-gatal ketika bertandang ke Kuala Lumpur bagi final pertama Piala Suzuki AFF, Ahad lalu.
Beliau berkata, gangguan itu turut dialami dua lagi penjaga gol skuad kebangsaan negara itu ketika mereka menjalani sesi latihan.

“Saya mendapat laporan daripada dua pembantu jurulatih pasukan, Widodo C Putro dan Wolfgang Pikal yang mengatakan ada taburan berbentuk serbuk di depan gawang ketika mereka berlatih. Hal itu membuatkan penjaga gol mengalami gatal-gatal,” akhbar Kompas memetiknya sebagai berkata, semalam.
Malah, beliau turut memberitahu kelewatan bas untuk membawa mereka ke tempat latihan juga bagaikan disengajakan bagi mengurangkan masa latihan pasukan Indonesia.

“Pemain kami mendapat layanan buruk daripada pihak Malaysia sebelum pertandingan bermula lagi,” katanya sewaktu meninjau persiapan pasukan Indonesia di Lapangan C, Jakarta.

Mengenai tembakan laser yang dianggapnya dilakukan penyokong Malaysia, Nurdin berkata, PSSI sudah memanjangkan isu itu kepada AFF. “Saya harap ia menjadi pelajaran berharga bagi Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM). Kejadian ini tentunya akan menjadi peringatan keras buat Malaysia. Kami sudah secara rasmi mengirimkan surat rasa tidak puas hati kami kepada AFF pagi tadi. Surat protes kami pun akan menjadi pembicaraan dalam agenda rasmi mesyuarat dengan AFF esok,” katanya.

Begitupun, Nurdin memberi jaminan akan memberi keutamaan kepada keselamatan pemain Malaysia yang akan beraksi bagi final kedua di Stadium Utama Gelora Bung Karno, malam ini.

Beliau juga meminta penyokong Indonesia supaya mengutamakan semangat kesukanan pada perlawanan itu nanti.

Source


Ular Terbesar di Dunia

0

1. Anaconda Hijau hidup di sungai-sungai Hutan Amazon

2. Ular Naga Kalbar

3. Ular Titanoboa fosilnya ditemukan di Kolombia

4. Koleksi ular terbesar dunia di Sao Paolo, Brasil. Karena terjadi kebakaran, hanya beberapa yang tersisa

5. RETICULATED PHYTON Panjang mencapai 10 meter, tersebar di Asia tenggara, dari Vietnam hinggga Indonesia

6. Ular makan kambing, di Amazon

7. ular makan Rusa (Phyton)

8. Ular Makan manusia

9. Ular makan Kanguru

10. Yang terakhir ini video ular makan kuda Nil







CECK VIDEO NYA












   



FPI kecam hasrat Jupe bercoli laser,...wkwkwkwkw..coli..

0
JUPE
JUPE 
 
JAKARTA: Front Pembela Islam (FPI) mengambil keputusan tidak akan menyokong pasukan bola sepak Indonesia jika Julia Perez memakai coli laser di Stadium Gelora Bung Karno pada perlawanan akhir Piala Suzuki AFF menentang Malaysia hari ini.
“Tidak boleh. Itu membabitkan Undang-Undang Pornografi. Kalau dia terus dengan hasratnya untuk memakai coli laser, kami tidak akan menyokong pasukan Indonesia,” kata Ketua FPI Jakarta, Habib Salim Alatas.

Beliau berkata demikian sebagai mengulas rancangan Julia Perez atau Jupe, penyanyi dangdut dan juga pelakon filem seram Indonesia untuk memakai coli laser bagi ‘membutakan mata pemain Malaysia.’

FPI menganggap Jupe sebagai pelaku maksiat kerana mahu memakai coli laser.


“Tujuannya tidak baik. Sedangkan kita berdoa untuk kemenangan Indonesia, dia pula mahu lakukan maksiat,” kata Habib. - Agensi

Source


Lihat Aksi Biadapnya Sang Zionis Israel Lahnatullah...

0
Bombing of Iraq

US invasion of Iraq, March 2003
George Bush, missiles, planes set to bomb targets in Baghdad, Mosul and other cities of Iraq.

Washington, Supreme Court builing, appointment of Bush by Supreme Court.

Backed by Congress and Senate of US.

Aljazeera composite picture used during US invasion of Iraq, March 2003

A Lebanese explosive expert gathering Israeli cluster bombs in order to blow them up in the southern Lebanese village of Majdal Salam yesterday.

Civilians make up 98 percent of the tens of thousands of victims of cluster bombs in the 30 years since their introduction during the Vietnam war.

Momentum is building for a long-overdue ban on cluster bombs that kill or maim thousands every year around the world long after wars have ended.

UN mine clearance experts have identified 390 strikes by US Israel cluster bombs in its recent attack on Lebanon.

Munitions include American-made M42 and M47 shells which each contain about 80 bomblets.

UN staff have also found the remains of Israeli-manufactured M85 weapons, which are fired by rocket and contain 644 bomblets.

American-made cluster bombs have been dropped from aircraft all across southern Lebanon.

Jan Egeland, the U.N. undersecretary-general for humanitarian affairs, drew attention to the issue Wednesday, August 30, 2006.

'What's shocking and I would say, to me, completely immoral is that 90 percent of the cluster bomb strikes occurred in the last 72 hours of the conflict, when we knew there would be a resolution,' Egeland said.

Chris Clarke, head of the UN mine action service in southern Lebanon, who has worked in bomb clearance in Sudan, Kosovo, Kuwait and Bosnia, said: 'This is without a doubt the worst post-conflict cluster bomb contamination I have ever seen.'

Photo: Annahar 9/27/06


Hassan Tahini, who was injured by a US Israel dropped cluster bomb in the southern village of Aita Chaab, rests in a hospital in southern city of Tyre (Soure) August 22, 2006.

Momentum is building for a long-overdue ban on cluster bombs that kill or maim thousands every year around the world long after wars have ended.

UN mine clearance experts have identified 390 strikes by US Israel cluster bombs in its recent attack on Lebanon.

Munitions include American-made M42 and M47 shells which each contain about 80 bomblets.

UN staff have also found the remains of Israeli-manufactured M85 weapons, which are fired by rocket and contain 644 bomblets.

American-made cluster bombs have been dropped from aircraft all across southern Lebanon.

Jan Egeland, the U.N. undersecretary-general for humanitarian affairs, drew attention to the issue Wednesday, August 30, 2006.

'What's shocking and I would say, to me, completely immoral is that 90 percent of the cluster bomb strikes occurred in the last 72 hours of the conflict, when we knew there would be a resolution,' Egeland said.

Chris Clarke, head of the UN mine action service in southern Lebanon, who has worked in bomb clearance in Sudan, Kosovo, Kuwait and Bosnia, said: 'This is without a doubt the worst post-conflict cluster bomb contamination I have ever seen.'

Photo: REUTERS/Zohra Bensemra

A B 1B dropping a stick of retarded Mk 82 bombs, fitted with AIR tails.

Based on the B-1A bomber, the B-1B bomber was developed by Rockwell International in the period of 1980.

100 of the aircraft were produced for use in nuclear missions.

These were stationed at varioua Strategic Air Command (SAC) bases. 

The B-1B bomber was transitioned to a conventional-weapons mission able to carry Mk 82 bombs, fitted with AIR tails.

American-made cluster bombs have been dropped from aircraft all across southern Lebanon.

The U.N. has estimated that Israel dropped as many as 4 million of the bomblets in southern Lebanon, with perhaps 40 percent of the submunitions failing to explode on impact.

Civilians make up 98 percent of the tens of thousands of victims of cluster bombs in the 30 years since their introduction during the Vietnam war.

Jan Egeland, the U.N. undersecretary-general for humanitarian affairs, drew attention to the issue Wednesday, August 30, 2006.

'What's shocking and I would say, to me, completely immoral is that 90 percent of the cluster bomb strikes occurred in the last 72 hours of the conflict, when we knew there would be a resolution,' Egeland said.

US government






















































Amputee Jihad Sghaier lost his limb to a US dropped cluster bomb found in a field.

Picture: REUTERS/Zohra Bensemra

Sakina Merra, who was injured by a US Israel cluster bomb in the southern village of Aita Chaab, rests in a hospital in the southern city of Tyre (Soure) August 22, 2006.

Momentum is building for a long-overdue ban on cluster bombs that kill or maim thousands every year around the world long after wars have ended.

UN mine clearance experts have identified 390 strikes by US Israel cluster bombs in its recent attack on Lebanon.

Munitions include American-made M42 and M47 shells which each contain about 80 bomblets.

UN staff have also found the remains of Israeli-manufactured M85 weapons, which are fired by rocket and contain 644 bomblets.

American-made cluster bombs have been dropped from aircraft all across southern Lebanon.

Jan Egeland, the U.N. undersecretary-general for humanitarian affairs, drew attention to the issue Wednesday, August 30, 2006.

'What's shocking and I would say, to me, completely immoral is that 90 percent of the cluster bomb strikes occurred in the last 72 hours of the conflict, when we knew there would be a resolution,' Egeland said.

Chris Clarke, head of the UN mine action service in southern Lebanon, who has worked in bomb clearance in Sudan, Kosovo, Kuwait and Bosnia, said: 'This is without a doubt the worst post-conflict cluster bomb contamination I have ever seen.'

Photo: REUTERS/Zohra Bensemra


 Deadly

A cluster bomb is seen in the yard of a house in the southern Lebanese village of Sultaniyeh.

A month after the end of hostilities, doctors in southern Lebanon continue to treat victims of Israeli cluster bombs, with the plague of unexploded ordnance proving difficult to eradicate.

AFP/Thomas Coex

 A Lebanese soldier places plastic explosives on a cluster bomb, Thursday, Sept. 7, 2006, found in a field outside the southern Lebanese
town of Jbal el Botm.

Two Lebanese army explosives experts were killed and another seriously wounded Wednesday trying to defuse an unexploded
artillery shell left over from the war in southern Lebanon, security officials said.

Munitions include American-made M42 and M47 shells which each contain about 80 bomblets.

UN staff have also found the remains of Israeli-manufactured M85 weapons, which are fired by rocket and contain 644 bomblets.

American-made cluster bombs have been dropped from aircraft all across southern Lebanon.

The UN's top humanitarian official denounced Israel's use of cluster bombs in the last days of the Lebanon conflict as immoral and said that thousands of civilians were at risk from unexploded munitions.

The Israel military, including weapons: tanks, missiles, warplanes, artillery, shells, are all funded by the US taxpayer.

More than Fifteen million US dollars is given by US taxpayers to Israel each day for their military use.

Total funding is more than 4 billion US dollars per year.

Picture: AP/Karel Prinsloo

An Iraq young man stands near an unexploded cluster bomb in Najaf, in 2003.

Civilians make up 98 percent of the tens of thousands of victims of cluster bombs in the 30 years since their introduction during the Vietnam war.

Photo: AFP/Ramzi Haidar




A girl, seriously wounded by a cluster bomb bomblet and identified as Tamara Hamze, 12, is transferred to a bed at the Al-Shaheed-Adnan hospital in Baghdad Saturday, April 19, 2003.

Tamara Hamze approached soldiers from the 3rd Battalion, 187th Regiment,101st Airborne Division on foot patrol, handed them an explosive, and it blew up.

Four U.S. soldiers were injured, two seriously, and two children were killed. 

The obvious interpretation from a Western US UK view is that Tamara was trying to kill American soldiers.

In reality she was attempting to give them back something she thought belonged to them, something the soldiers had dropped.

US military forces of course had dropped the terror weapons, but at an earlier day.

Photo: iraq-kill-maim.org/AP/Jean-Marc Bouju


A baby is seen through a hole in the glass of the window of a hairdresser's shop n the southern Lebanese village of Habboush, September 2006.

The glass was shattered by a cluster bomb, during the US Israel attack on Lebanon this summer.

Civilians make up 98 percent of the tens of thousands of victims of cluster bombs in the 30 years since their introduction during the Vietnam war.

Momentum is building for a long-overdue ban on cluster bombs that kill or maim thousands every year around the world long after wars have ended.

UN mine clearance experts have identified 390 strikes by US Israel cluster bombs in its recent attack on Lebanon.

Munitions include American-made M42 and M47 shells which each contain about 80 bomblets.

UN staff have also found the remains of Israeli-manufactured M85 weapons, which are fired by rocket and contain 644 bomblets.

American-made cluster bombs have been dropped from aircraft all across southern Lebanon.

Jan Egeland, the U.N. undersecretary-general for humanitarian affairs, drew attention to the issue Wednesday, August 30, 2006.

'What's shocking and I would say, to me, completely immoral is that 90 percent of the cluster bomb strikes occurred in the last 72 hours of the conflict, when we knew there would be a resolution,' Egeland said.

Chris Clarke, head of the UN mine action service in southern Lebanon, who has worked in bomb clearance in Sudan, Kosovo, Kuwait and Bosnia, said: 'This is without a doubt the worst post-conflict cluster bomb contamination I have ever seen.'

Photo: AFP/Marwan Naamani



A wounded girl, seen in this image from video, lays in a hospital bed in Basra, Iraq, Saturday, April 5, 2003.

Iraq hospitals, having to deal with US bombing and shelling, are coping with thousands of dead and injured people.

Hospitals are continuing to cope with thousands of dead and injured people due to US cluster bombs, US missiles, US attack helicopters, and US artillery shelling.

Photo: APTN





Mohammed Saleem, age 18 months, lies in a coffin in a Sadr City morgue Sunday June 6, 2004.

Baby Mohammed and four other members of his family were killed Saturday night when U.S. forces opened fire hitting the vehicle in which they were traveling. 

Iraq hospitals, having to deal with US bombing and shelling, are coping with thousands of dead and injured people.

Hospitals are continuing to cope with thousands of dead and injured people due to US cluster bombs, US missiles, US attack helicopters, and US artillery shelling.

Photo: AP/Karim Kadim


 Wedding party in the desert
Iraq Mahdi Nawaf shows photographs of dead family members during a funeral ceremony in Ramadi, 68 miles, 110 kms west of Baghdad, Iraq, Thursday, May 20, 2004.

Mahdi said the family were killed Wednesday, when a U.S. helicopter fired on a wedding party in the remote desert near the border with Syria killing more than 40 people.

The photographs show: Iraqi father Mohammed Al-Rikad, right, his wife Morifa, left, and their children Saad, 10, Fasila, 7, Faisal, 5, Anoud, 6, Kholood, 4 and three year-old Inad.

Iraq hospitals, having to deal with US bombing and shelling, are coping with thousands of dead and injured people.

Hospitals are continuing to cope with thousands of dead and injured people due to US cluster bombs, US missiles, US attack helicopters, and US artillery shelling.

Photo: AP/Anja Niedringhaus


Two dead babies lie together shortly before a funeral ceremony in Ramadi, Iraq, west of Baghdad, Wednesday, May 19, 2004.

Most of the family were killed Wednesday, when a U.S. helicopter fired on a wedding party in the remote desert near the border with Syria killing more than 40 people.

Iraq hospitals, having to deal with US bombing and shelling, are coping with thousands of dead and injured people.

Hospitals are continuing to cope with thousands of dead and injured people due to US cluster bombs, US missiles, US attack helicopters, and US artillery shelling.

Photo: AP/Emad Al-Mula


Boy killed in US bombing attack70 people killed when two villages hit by US airstikes
Iraq boys cry next to the body of a young friend killed in U.S. airstrikes in Ramadi, Iraq, Monday Oct. 17 2005.

U.S. warplanes and attack helicopters bombed two villages near Ramadi killing an estimated 70 village people;

The boy in the casket was one of the people killed by the US military.  

Iraq hospitals, having to deal with US bombing and shelling, are coping with thousands of dead and injured people.

Hospitals are continuing to cope with thousands of dead and injured people due to US cluster bombs, US missiles, US attack helicopters, and US artillery shelling.

Photo: AP/Anja Niedringhaus 

Child with blood on face.

Man in hospital

Cluster bombs used by US military forces

Aljazeera logo used during US invasion of Iraq, March 2003Tanks

US invasion of Iraq, March 2003
Destruction, deaths and injury of Iraq citizens by US and UK forces

Aljazeera composite picture used during US invasion of Iraq, March 2003Destruction, deaths and injury of Iraq citizens by US and UK forces

Condoleeza Rice, Saddam Hussein, Jalal Talabani

Talabani after obtaining a law degree in Baghdad threw himself into the movement for Kurdish autonomy.

1966 Talabani launched an armed assault on Barzani's KDP, Kurdistan Democratic Party, with the help of the Iraqi army.

When Iraqi President Saddam Hussein invaded Iran, Talabani sided with Iranian leader Ayatollah Khomeini against Hussein.

1988 Hussein launched al-Anfal, a massive campaign of ethnic cleansing, depopulating thousands of Kurdish villages where support for Talabani was strong.

'It was because they were thinking about Iran,' says Aref Korbani, a journalist at the PUK's television station in Kirkuk and and an expert on the Anfal campaign.

Through all this, the West stood by and watched.

Aljazeera composite picture used during US invasion of Iraq, March 2003
USA is first murderer in the world

Protest by much of the world against the bombing of Iraq.

Australian troops aiding the US and UK in the attack.

Aljazeera composite picture used during US invasion of Iraq, March 2003








 A child wounds inflicted by US bombing earlier in the day on the ouskirt of Baghdad Iraq

The child has been brought to Baghdad's Yarmouk Hospital for treatment Friday April 4, 2003.

Iraq hospitals, having to deal with US bombing and shelling, are coping with thousands of dead and injured people.
Hospitals are continuing to cope with thousands of dead and injured people due to US cluster bombs, US missiles, US attack helicopters, and US artillery shelling.

Photo: AP/Ali Heider










Iraq children injured during US air raids over Baghdad are treated in a Baghdad hospital Monday March 31, 2003.

Iraq hospitals, having to deal with US bombing and shelling, are coping with thousands of dead and injured people.

Hospitals are continuing to cope with thousands of dead and injured people due to US cluster bombs, US missiles, US attack helicopters, and US artillery shelling.

Photo: APTN 

Two women bathing the body of a 12 year old girl, a loved one in preparation for burial.

The dead child one of 50 people killed in a shopping center outside Baghdad by US bombing as the bombing destroyed the shopping center, March 29, 2003.

Iraq hospitals, having to deal with US bombing and shelling, are coping with thousands of dead and injured people.

Hospitals are continuing to cope with thousands of dead and injured people due to US cluster bombs, US missiles, US attack helicopters, and US artillery shelling.

Photo: AP/Alexandra Boulat/VII
Afghanistan child injured by mine.

UN report on Afghanistan states one of the top three most-mined countries on the planet.

About 200,000 civilians have died and 400,000 have been disabled in mine incidents in Afghanistan.

Approximately 6,000 more will lose their lives or limbs every year due to mine incidents states the UN report issued by the United Nations Office for
Coordination of Humanitarian Assistance to Afghanistan-mine clearance programme (UNOCHA).

Afghanistan is infested with 10 Million anti-personnel mines ready to explode the moment anyone stepped on them.

Civilians make up 98 percent of the tens of thousands of victims of cluster bombs in the 30 years since their introduction during the Vietnam war.

Photo: rawa.org



















 Hassan Tahini, who was injured by a cluster bomb in the southern village of Aita Chaab, looks at his grandmother as she visits him at the Jabal Amer hospital in southern city of Tyre August 22, 2006.

Clearing unexploded cluster bombs used by Israel in Lebanon during the month-long war, many of them U.S.-manufactured, could take 10 years, a British-based demining group said on Friday. 
 
The Israel military, including weapons: tanks, missiles, warplanes, artillery, shells, are all funded by the US taxpayer.

More than Fifteen million US dollars is given by US taxpayers to Israel each day for their military use.

Total funding is more than 4 billion US dollars per year.

Picture: REUTERS/Zohra Bensemra




Residents in the southern suburbs of Beirut, Lebanon, recover furniture from their destroyed apartment Wednesday, Aug. 23, 2006.

The densely populated residential area was bombed repeatedly by Israel during the 34-day Israel attack on Lebanon.

The U.N. says 14 people were killed and more than 80 wounded by such bombs since the end of the 34-day Israel attack ended on Aug. 14.

UN mine clearance experts have identified 390 strikes by US Israel cluster bombs in its recent attack on Lebanon.

Munitions include American-made M42 and M47 shells which each contain about 80 bomblets.

UN staff have also found the remains of Israeli-manufactured M85 weapons, which are fired by rocket and contain 644 bomblets.

American-made cluster bombs have been dropped from aircraft all across southern Lebanon.

The UN's top humanitarian official denounced Israel's use of cluster bombs in the last days of the Lebanon conflict as immoral and said that thousands of civilians were at risk from unexploded munitions.

The Israel military, including weapons: tanks, missiles, warplanes, artillery, shells, are all funded by the US taxpayer.

More than Fifteen million US dollars is given by US taxpayers to Israel each day for their military use.

Total funding is more than 4 billion US dollars per year.

Picture: AP/Stringer























A Lebanese man who lost his leg to an Israeli cluster bomb waits for a doctor to check his amputated leg at a Beirut clinic in September.

United Nations (UN) humanitarian chief Jan Egeland has called for an immediate global freeze on cluster bombs following their intensive use during the recent conflict.

UN mine clearance experts have identified 390 strikes by US Israel cluster bombs in its recent attack on Lebanon.

Munitions include American-made M42 and M47 shells which each contain about 80 bomblets.

UN staff have also found the remains of Israeli-manufactured M85 weapons, which are fired by rocket and contain 644 bomblets.

American-made cluster bombs have been dropped from aircraft all across southern Lebanon.

The tens of thousands of refugees returning to their homes in the war battered south are in danger of death and injury, with lots of unexploded US made and some Israel made cluster bombs and ordnance in the area.

The most popular delivery device, the American-made M26 rocket, scatters 644 bomblets over 20,000 square metres.

Under test conditions up to 23% of bomblets from the M26 failed to explode on impact.

The United States keeps 370,000 such rockets in stock.
 
The Israel military, including weapons: tanks, missiles, warplanes, artillery, shells, are all funded by the US taxpayer.

More than Fifteen million US dollars is given by US taxpayers to Israel each day for their military use.

Total funding is more than 4 billion US dollars per year.

Picture: AFP/Marwan Naamani


Bomb experts from the Mines Advisory Group (MAG) explode a cluster bomb after finding it in the southern Lebanese village of Sultaniyeh.

The British charity MAG had been in Lebanon for six years clearing land mines but the priority switched to unexploded cluster bombs after the July-August war because they pose an immediate danger to people wanting to return home.

Two Lebanese army explosives experts were killed and another seriously wounded Wednesday trying to defuse an unexploded
artillery shell left over from the war in southern Lebanon, security officials said.

Munitions include American-made M42 and M47 shells which each contain about 80 bomblets.

UN staff have also found the remains of Israeli-manufactured M85 weapons, which are fired by rocket and contain 644 bomblets.

American-made cluster bombs have been dropped from aircraft all across southern Lebanon.

The UN's top humanitarian official denounced Israel's use of cluster bombs in the last days of the Lebanon conflict as immoral and said that thousands of civilians were at risk from unexploded munitions.

The Israel military, including weapons: tanks, missiles, warplanes, artillery, shells, are all funded by the US taxpayer.

More than Fifteen million US dollars is given by US taxpayers to Israel each day for their military use.

Total funding is more than 4 billion US dollars per year.

Picture: AFP/Thomas Coex, August 31, 2006



A Palestinian mother and her two babies lay together in the drawer of the morgue fridge as workers prepare the bodies for burial in the Beit Hanun hospital.

US paid Israel military had tanks firing on homes in the northern Gaza Strip, November 2006.

18 people were killed, eight of them children.

The Israel military, including weapons: tanks, missiles, warplanes, artillery, shells, are all funded by the US taxpayer.

More than Fifteen million US dollars is given by US taxpayers to Israel each day for their military use.

Total funding is more than 4 billion US dollars per year.

Photo: AFP/Mahmud Hams








   
     






Checkpagerank.net
 

Follow Yaa..

Arsip Blog


Hayo Pasang Iklan Disini!!

Pengikut